Dasar Borland C++

A. STRUKTUR PROGRAM C++

#include < nama_file >
void main()
{
< blok_pernyataan >
}

Penjelasan :

#include, adalah pengarah praprosesor yang berfungsi menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file, saat program dikompilasi. Biasanya file yang disisipkan adalah file header.

void di depan main(), dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi main() tidak memiliki nilai balik.

main(), merupakan fungsi utama yang menjadi awal dan akhir eksekusi program C++.

Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi.

Blok pernyataan
Blok pernyataan bisa terdiri dari satu atau beberapa statemen dan diakhiri dengan tanda (;), sebagai contoh, saat mendeklarasikan 3 buah variabel dengan tipe data yang sama, seperti; int a, b, c;

Contoh Program Blok Pernyataan :
contoh3

Hasil eksekusi : 

Untuk mengkompile program dengan menggunakan borland C++ dapat dilakukan dengan menekan tombol Ctrl + F9 atau tombol ini :

cout (dibaca “c out”), merupakan objek dalam C++ yang digunakan untuk mengarahkan data ke standar output (layar).
Tanda << (dua tanda kurang dari berurutan) adalah operator “penyisipan/peletakan” yang akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke objek yang terletak di sebelah kirinya.
Pada contoh di atas, “Selamat Belajar C++\n” diarahkan ke cout, yang memberikan hasil berupa tampilan string tersebut ke layar. \n adalah karakter pindah baris (new line).
#include < iostream.h > menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file iostream.h pada saat program dikompilasi tanpa diakhiri titik koma. File iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan cout. Tanpa # include < iostream.h > akan terjadi kesalahan saat program dikompilasi. Sebab file iostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai objek yang berhubungan dengan operasi masukan–keluaran.
clrscr(); Pernyataan yang diperlukan untuk menghapus layar. Apabila menggunakan pernyataan ini maka harus disertakan file header conio.h.
Komentar diperlukan untuk menjelaskan / memberikan anotasi terkait program atau bagian-bagian dalam program. Isi penjelasan biasanya berupa:
  • Tujuan/fungsi program
  • Saat program dibuat/direvisi
  • Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program

Prosedur komentar pada pemrograman C++ memiliki 2 cara yaitu;

a. Diawali tanda // (dua tanda garis miring), Semua tulisan setelah tanda // dianggap sebagai komentar dan tidak akan dieksekusi oleh C++.

b. Diawali tanda /* blok komentar dan diakhiri tanda */, Untuk memberikan komentar lebih dari 1 baris, namun, biasanya bentuk ini sering dimanfaatkan untuk mengabaikan / menonaktifkan sejumlah baris program atau pernyataan yang telah dibuat karena suatu alasan.

Contoh program yg mengandung komentar:
contoh4

 Hasil eksekusi

contoh5

B.ELEMEN DASAR DALAM C++

1.1 Pengenal (Identifier)

Pengenal merupakan nama yang akan digunakan dalam pemrogrman yang biasa digunakan untuk menyatakan variabel, konstanta, tipe data, fungsi, label, obyek serta hal-hal lain yang dibuat oleh pemrogram.
Suatu pengenal merupakan kombinasi dari huruf, angka dan garis bawah (_). Penamaan pengenal harus berawalan dengan huruf atau garis bawah dan menggunakan kata yang mudah dipahami dan dapat mewakili fungsi dari pengenal yang dibuat. Pengenal dalam C++ bersifat sensitive case atau dibedakan antara huruf kecil dan huruf besar. Misalkan pengenal gajipokok, GajiPokok, GAJIPOKOK, merupakan tiga buah pengenal yang berbeda.
1.2 Tipe Data Dalam C++
Contoh program :
contoh1

Hasil Eksekusi :

1.3 Variabel 
Dalam proses pemrograman tipe data biasa digunakan untuk mendefinisikan suatu variabel . Variabel adalah suatu memori yang dialokasikan dengan nama tertentu dan hanya bisa menampung data sesuai dengan tipe yang ditentukan. Sifat dari variabel adalah nilai yang dikandung akan mudah diubah sesuai dengan proses yang terjadi seperti contoh dibawah ini. Sedangkan konstanta adalah suatu memori yang dialokasikan dengan nama tertentu yang berisi suatu nilai yang memiliki sifat tetap yang tidak akan bisa berubah.
Sebelum variabel digunakan maka variabel tersebut harus didefinisikan terlebih dahulu. Pendefinisian variabel dapat dimana saja sebelum variabel itu digunakan dengan bentuk :
tipevariabel namavariabel;
Untuk memasukkan nilai kedalam variabel digunakan bentuk :
variabel = nilai;
Contoh program :
contoh2

Hasil eksekusi :

 

Semoga Bermanfaat !!

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s