Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Server

Di bagian ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana reset konfigurasi setting mikrotik  kita. Yang kita lakukan pertama kali yaitu menghubungkan mikrotik dengan PC atau  jaringan LAN kita dan reset setting konfigurasi default

  • Konek kabel internet/WAN (contoh dari modem speedy) ke port 1, dan port 2-5 ke hub/switch LAN atau bisa langsung ke PC.
  • Set IP LAN komputer anda dengan setting otomatis (DHCP)
  • IP default mikrotik  adalah 192.168.88.1 dengan default username “admin” password kosong. IP yang di dapat PC klien 192.168.88.2 sampai 192.168.88.254.

cara setting mikrotik rb750

Mikrotik  ada 5 Port (Port 1 untuk ISP/WAN, Port 2-5 untuk client)
  • Masukan kabel utp dari modem speedy ke port 1 Mikrotik
  • Masukan kabel utp dari port 2 ke switch/hub atau langsung ke PC Client

Setelah semua kabel terkoneksi dengan benar, anda cek IP Address PC client yang terhubung dengan mikrotik (Local Area Connection di set Automatic/DHCP)
Start > Control Panel > Network Connection > Klik 2x pada Local Area Connection > Klik tab Support

cara setting mikrotik rb750

Ip Address yang diberikan otomatis Mikrotik untuk PC client 192.168.88.2 – 192.168.88.254 dengan gateway 192.168.88.1 (ip default router mikrotik)
Buka winbox, kalo belum ada download dari mikrotik anda dengan browsing ke alamat IP mikrotik anda http://192.168.88.1/winbox/winbox.exe

winbox mikrotik

Login dengan username password default :

Login : admin
Password : kosong

Akan tampil dialog seperti ini

reset setting mikrotik rb750

Untuk mereset konfigurasi setting mikrotik  klik “Remove Configuration” dan Mikrotik anda akan restart. Koneksi kembali ke mikrotik tapi tidak dengan IP yg sebelumnya. Anda harus membuat Statik IP PC anda dulu.
Start > Control Panel > Network Connection > Klik 2x pada Local Area Connection > Properties > Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP)

setting ip address komputer windows

Lanjut masukan IP address seperti diatas lalu klik OK
Karena MIKROTIK belum ada settingan IP/masih kosong anda bisa login dengan winbox menggunakan MAC Address dengan klik tanda “

login mikrotik mac address

Klik MAC Address mikrotik  dan Klik Connect. Yak, sekarang Mikrotik anda tidak ada konfigurasi sama sekali alias perawan jing jing.

Cara Setting Mikrotik Sebagai Router

Tujuan kita beli mikrotik emang buat apaan? ya buat jadi router donk  tapi  bagian kerennya kita setting dari paling dasar konfigurasi mikrotik sebagai router.
Atur masing-masing port pada setting mikrotik
Misalnya anda berencana untuk setting Port 1 > untuk koneksi ke internet/modem dan Port 2 > untuk ke hub/switch LAN klien. Karena disini kita bebas mau posisi port kayak apa.
Klik menu “Interfaces” pada menu kiri winbox

setting mikrotik

Diatas ada jumlah interface/port pada mikrotik anda ( 5 port)
ether1 > port 1
ether2 > port 2
dan seterusnya……
Dan kasus kali ini kita gunakan hanya 2 port, yaitu ether1 dan ether2
Pertama yang kita lakukan adalah mengganti nama masing2 interface supaya kita lebih mudah mengetahui ether itu untuk koneksi kemana.

setting mikrotik

NOTE : Untuk mengganti nama masing2 interface untuk “ether1” jgn dihilangkan cukup tambahkan “-internet” untuk lebih memudahkan mengetahui itu port brp.

Konfigurasi IP Address pada masing-masing Interfaces

Klik Menu IP > Addresses > klik tanda “+”
Set IP address masing2 interfaces, untuk subnet IP address bebas sesuai selera Anda. Untuk contoh saya menggunakan :
Ether1-internet : 192.168.0.2/24
Ether2-lan : 192.168.1.1/24

setting mikrotik
NOTE : Anda perhatikan pilihan “Interface” untuk masing2 IP Address, pastikan di interfaces yg benar.
Cek koneksi ke modem dan PC client anda, dalam kasus IP modem speedy anda 192.168.0.1 dan IP PC klien anda 192.168.1.2 (udah tau kan masukin IP Address di windows? kalo lupa scroll ke atas lagi gan

Cek koneksi rb750 ke modem, masuk ke “New Terminal” di kiri menu
Ketik “ping 192.168.0.1” (192.168.0.1 adalah IP address modem)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke modem sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Cek koneksi rb750 ke pc client, ke “New Terminal” di kiri menu.
Ketik “ping 192.168.1.2” (192.168.1.2 adalah IP pc anda)
Atau cek sebaliknya ping dari PC Client ke mikrotik anda
Ketik “ping 192.168.1.1” didalam CMD (192.168.1.1 adalah IP mikrotik anda)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke PC client sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Ctrl-C untuk stop aktifitas PING dalam New Terminal

Cara Setting Mikrotik untuk terkoneksi dengan internet

Yang pertama kali yang harus kita lakukan yaitu membuat MIKRTOIK anda terkoneksi terlebih dahulu dengan internet. Setting IP Gateway mikrotik  ke modem speedy / BOLT anda. Dan pastinya modem speedynya aktif internetnya.

Setting IP Gateway Dengan Winbox

Klik Menu IP > Routes > klik tanda “+”  dan masukan ip modem spedy anda contoh yang saya pakai adalah 192.168.0.1 pada kolom Gateway. Yang lain biarkan saja

setting gateway mikrotik rb750

Cara Setting DNS Di Mikrotik Dengan Winbox

Klik menu winbox  “IP > DNS > Setting
Isi dengan DNS Server yang ISP Anda berikan

setting mikrotik rb750

Klik tanda panah bawah jika anda mempunyai IP DNS lebih dari satu. Centang “Allow Remote Requests” untuk menjadikan setting mikrotik anda sebagai DNS server.
Jika tidak ada setting yang salah harusnya MIKROTIK anda sudah terkoneksi dengan internet

Cek dengan New Terminal
ping detik.com
Jika reply, koneksi MIKROTIK ke internet sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah

Loh kok pc client belum bisa internet? Ya iya donk, nih kita lanjutin buat setting koneksi internet untuk PC Client

Cara Setting NAT di Mikrotik Dengan Winbox

Setting NAT pada winbox di menui “IP > Firewall > NAT > lalu klik tanda “+”

setting mikrotik rb750 sebagai router
Pada menu Chain pilih srcnat lalu klik tab Action dan pilih masquerade trus klik OK

Setelah itu kita lanjut setting IP addres pada PC client kita supaya bisa terkoneksi dengan mikrotik dan internet

Setting IP address pada komputer klien

setting mikrotik rb750 sebagai router

Kemudian coba dengan aktifitas internet di PC klien anda, jika setting mikrotik  anda sudah benar maka PC klien anda sudah bisa ber internet ria.

Bagaimana cara agar penomoran IP pada komputer klien otomatis ?

Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP server dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Protokol DHCP terdiri dari dua bagian. Kedua bagian ini adalah:

  • Server DHCP, MikroTik yang berperan memberikan otomatis IP address, IP DNS, dan default gateway pada PC client-client kita. Jadi kita tidak perlu pusing pembagian IP pada masing-masing PC, coba anda bayangkan jika PC client anda ada 200 PC yang harus mempunyai IP untuk bisa terhubung dengan mikrotik anda.
  • Client DHCP, yang memungkinkan MikroTik untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Agar dapat menerima informasi IP address, IP DNS, dan default gateway dari DHCP Server.

Disini saya akan mencontohkan bagaimana menjadikan router mikrotik sebagai DHCP Server / DHCP Client

Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Server

Sekarang kita coba membuat DHCP server dengan mikrotik menggunakan winbox, tujuannya adalah memberikan otomatis IP address pada PC client kita. Jadi kita ngga perlu pusing pembagian IP pada masing-masing PC.
Ini lanjutan dari artikel Cara Setting Mikrotik yang saya jadikan contoh setting awal untuk menjadikan mikrotik sebagai internet router gateway.
Masuk winbox ke menu IP > DHCP Server > tab DHCP Klik DHCP Setup (kita pakai feature wizard Setting MikroTik Sebagai DHCP Server di Winbox)

Select interface to run DHCP server on


Select interface to run DHCP server on
Tentukan interfaces mana untuk menjalankan DHCP Server, di contoh ini saya buat di “ether2-lan” karena interfaces tersebut tersambung di jaringan/switch lokal.
DHCP Server Interfaces : ether2-lan
Klik Next

Select network for DHCP addresses


Select network for DHCP addresses
Tentukan Network ID IP Address lokal anda, contoh disini saya gunakan 192.168.1.0/24 yang nantinya menggunakan Jumlah IP Address 253 IP untuk pc client
DHCP Address Space : 192.168.1.0/24
Klik Next

Select gateway for given network


Select gateway for given network
Disini isi dengan IP MikroTik agan yang nantinya menjadi IP gateway di PC Client.
Gateway for DHCP Network : 192.168.1.1
Klik Next

Select pool of ip addresses given out by DHCP Server

Select pool of ip addresses given out by DHCP Server
Tentukan range IP address yang akan di berikan ke PC client
Addresses to Give Out : 192.168.1.2-192.168.1.254
Klik Next

Select DNS Servers

Select DNS Servers
Isi dengan IP DNS yang diberikan ke PC client, contoh ini saya isi IP mikrotiknya, pasttin dulu mikrotik sekaligus menjadi DNS server dengan centang “Allow Remote Request” di menu winbox IP > DNS
DNS Servers : 192.168.1.1
Klik Next
Pada wizard terakhir Leased Time Klik Next dan anda sudah menjadikan MikroTik Sebagai DHCP Server menggunakan winbox.
Pengetesan akhir
Setting LAN card di komputer anda menjadi “Obtain an IP address automatically”

Jika sukses maka status LAN card anda dapat IP Address yang sudah ditentukan seperti gambar di bawah :

Trus gimana ngatur bandwidth / kecepatan download & upload PC client gan ? Agan bisa coba contoh setting mikrotik bandwidth management di Limit Bandwidth Client di Warnet Dengan Simple Queue

Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Client

Di sini kita akan menjadikan MikroTik sebagai DHCP Client, contoh kasus jika ISP/provider internet anda memberikan IP address dynamic (berubah-ubah) atau jika anda menggunakan ISP Telkom Speedy, mikrotik akan menerima IP otomatis dari modem speedy atau menggunakan ISP FastNet agar menerima IP Public dari modem FastNet agar mikrotik dapat terkoneksi dengan internet.
Di Winbox masuk menu IP > DHCP Client
Setting DHCP client Mikrotik

  1. Klik icon “+”
  2. Pada tab DHCP kolom “Interface:” pilih interface/port atau contoh port yang terhubung dengan modem speedy/fastnet.
  3. Centang “Use Peer DNS“, “Use Peer NTP” dan “Add Default Route” dan klik Apply.
  4. Pada tab “Status”, terlihat mikrotik anda menerima IP Address, DNS dan default gateway dari server DHCP.

Semoga Bermanfaat.

Iklan

2 thoughts on “Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Server

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s